Home / Programming / Catatan Tentang Framework Web – Bagian 1
Catatan Tentang Framework Web – Bagian 1

Catatan Tentang Framework Web – Bagian 1

Tidak terasa sudah cukup lama bergelut dengan dunia web programming, walau begitu melihat teknologi yang berkembang dengan cepat, sepertinya tuntutan untuk belajar malah semakin bertambah. Sebelum belajar yang baru, ada baiknya sedikit mereview perjalanan eksplorasi mengenai web framework.

Sejak awal bersentuhan dengan dunia pemograman secara serius di kuliah, memang kebetulan saya langsung bersentuhan dengan dunia web. Pemograman web relatif lebih mudah, karena kita tidak perlu memahami arsitektur komputer secara low level, kemudian disisi lain pasar pun banyak membutuhkannya.

Berikut catatan-catatan saya mengenai framework web :

HTML (HyperText Markup Language) 

Ini adalah pondasi dasar pemograman web. Sejarahnya dulu web hanya digunakan untuk menampilkan suatu dokumen dengan format tertentu. HTML adalah teknologi yang memungkinkan kita untuk mempublikasikan konten dengan format tertentu, misal italic, bold, strikethrough, dan lain-lain.

Pada saat saya mengenal dunia web saya belum mengenal CSS (Cascading Style Sheets), sehingga semua desain seluruhnya memanfaatkan tag-tag HTML, terutama table :). Pada jamannya dulu saya menggunakan Microsoft FrontPage dan Macromedia Dreamweaver.

Hanya saja HTML masih sifatnya static content, artinya konten-konten yang ditampilkan jika hanya menggunakan HTML harus diperbarui secara manual. Dari sana maka saya mulai mengenal PHP.

PHP  

Agar konten kita dapat bersifat dinamis, maka kita membutuhkan bahasa pemograman di sisi server. Salah satu bahasa pemograman yang paling populer adalah PHP. Bahasa ini sangat populer karena sangat mudah untuk digunakan karena merupakan dynamic typing language dan mudah diintegrasikan dengan apache sebagai modul.

Salah satu kenapa PHP populer juga dikarenakan banyak windows installer package yang sudah membundle PHP dengan Apache dan MySQL. Karena dulu Linux masih sangat sulit di gunakan karena tidak ada package repository seperti sekarang (red: apt-get), sehingga jika ingin menginstall aplikasi harus mengkompilasi dari source code.

Paket instalasi PHP di Windows yang saya gunakan pertama kali adalah PHPTriad, kini sudah tidak populer, digantikan oleh XAMPP atau WAMP.

Pada saat itu, pengembangan web menggunakan PHP belum populer menggunakan framework. Biasanya pengembangan dilakukan dari nol, karena PHP versi 3-4 belum mendukung sepenuhnya OOP, sehingga kebanyakan kode hanya berupa fungsi-fungsi yang di include di halaman-halaman yang dibutuhkan.

Sehingga pada zaman ini tidak ada yang namanya perang framework :P, setiap proyek baru dikembangkan dari codebase yang baru. Walaupun ada juga fungsi-fungsi yang bisa di reuse di proyek lama. Karena spesifikasi kebutuhannya juga masih sederhana, sebatas manajemen pengguna, artikel, dan tanggapan pengguna.

Setelah begitu menikmati “damainya” dunia web programming, mulai muncul satu tren baru yang membuat programmer harus memilih “mahzab” dalam pegembangan aplikasi web, tren apa itu? tunggu di artikel selanjutnya.

About Mukhamad Ikhsan

One comment

  1. Pengenalan yang menarik, kalau bisa lebih di detilkan lagi bagian-bagiannya, kayaknya singkat banget.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top